Pages

Go Green Di LIngkungan Sekolah

Selamat datang di blog kami!!
Di sini kamu akan mengetahui seluk beluk tentang sekolah adiwiyata. Dimulai dari apa itu sekolah adiwiyata, pentingnya sekolah adiwiyata, prinsip sekolah adiwiyata, dan lain-lain. Jadi.. jangan bosan untuk mebaca ya.. karena dengan membaca kamu akan mengetahui apa apa saja yang belum kamu ketahui

 Selamat membaca....


       

        Adiwiyata adalah tempat yang baik dan ideal di mana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup dan menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan. 
        Sekolah adiwiyata adalah sekolah yang peduli lingkungan yang sehat, bersih serta lingkungan yang indah. Sekolah adiwiyata mempunyai tujuan umum dan khusus. Tujuan umum dari program adiwiyata adalah untuk membentuk sekolah peduli dan berbudaya lingkungan yang mampu berpartisipasi dan melaksanakan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan  bagi kepentingan generasi sekarang maupun yang akan datang. Sedangakan tujuan khususnya adalah untuk mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan melalui tata kelola sekolah yang baik untuk untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
        Sekolah adiwiyata juga memiliki prinsip-prinsip yang harus senantiasa ditegakkan. Prinsip-prinsip dasar program adiwiyata antara lain partisipatif dan berkelanjutan. Partisipatif disini maksudnya adalah komunitas sekolah terlibat dalam manjemen yang meliputi keseluruhan  proses  perencanaan,  pelaksanaan, dan evaluasi sesuai tanggung jawab dan peran. Sedangkan berkelanjutan adalah seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus scara komprehensif.
        Komponen adiwiyata adalah untuk mencapai tujuan adiwiyata antara lain yaitu kebijakan berwawasan,pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan,kegiatan lingkungan berbasis partisipasif,pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan. Keuntungan program adiwiyata untuk mendukung pencapaian standar kompetensi / kompetensi dasar dan standar lulusan ,meningkatkan efisiensi penggunaan dana operasional sekolah melalui penghemataan dan pengurangan konsumsi dan sumber daya,menciptakan kebersamaan warga sekolah dan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif, menjadikan tempat pembelajaran nilai-nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan bermanfaat bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar, meningkatan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui kegiatan pengendalian pencemaran, pengendalian kerusakan dan pelestarian fungsi lingkungan sekolah.
        Sekolah kami menerapkan konsep 5 R dalam lingkungan, 5 R sendiri dalam bahasa Inggris yaitu Reduce, Reuse, Recycle,Replace, dan Replant . Berikut ini dijelaskan tentang konsep 5 R:
 1.     Recycle
 Recycle atau mendaul ulang adalah kegiatan mengolah kembali atau mendaur ulang. Pada prinsipnya, kegiatan ini memanfaatkan barang bekas dengan cara mengolah materinya untuk dapat digunakan lebih lanjut. Contohnya adalah memanfaatkan dan mengolah sampah organik untuk dijadikan pupuk kompos.
 2.     Reuse
 Reuse atau penggunaan kembali adalah kegiatan menggunakan kembali material atau bahan yang masih layak pakai. Sebagai contoh, kantong plastik atau kantng kertas yang umumnya didapat dari hasil kita berbelanja, sebaiknya tidak dibuang tetapi dikumpulkan untuk digunakan kembali saat dibutuhkan. Contoh lain ialah menggunakan baterai isi ulang.
 3.     Reduce
 Reduce atau Pengurangan adalah kegiatan mengurangi pemakaian atau pola perilaku yang dapat mengurangi produksi sampah serta tidak melakukan pola konsumsi yang berlebihan. Contoh menggunakan alat-alat makan atau dapur yang tahan lama dan berkualitas sehingga memperpanjang masa pakai produk atau mengisi ulang atau refill produk yang dipakai seperti aqua galon, tinta printer serta bahan rumah tangga seperti deterjen, sabun, minyak goreng dan lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi potensi bertumpuknya sampah wadah produk di rumah Anda.
 4.     Replace
 Replace atau Penggantian adalah kegiatan untuk mengganti pemakaian suatu barang atau memakai barang alernatif yang sifatnya lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali. Upaya ini dinilai dapat mengubah kebiasaan seseorang yang mempercepat produksi sampah. Contohnya mengubah menggunakan kantong plastik atau kertas belanjaan dengan membawa tas belanja sendiri yang terbuat dari kain.
 5.      Replant
 Replant atau penamanan kembali adalah kegiatan melakukan penanaman kembali. Contohnya melakukan kegiatan kreatif seperti membuat pupuk kompos dan berkebun di pekarangan rumah. Dengan menanam beberapa pohon, lingkungan akan menjadi indah dan asri, membantu pengaturan suhu pada tingkat lingkungan mikro (atau sekitar rumah anda sendiri), dan mengurangi kontribusi atas pemanasan global.

         Di sekolah kami program adiwiyata sudah berlangsung cukup baik. Itu semua tidak terlepas dari dukungan warga sekolah dan masyarakat sekitar. Disini kami juga akan mendeskripsikan sekolah tercinta kami. Di sekolah kami terdapat banyak pohon rindang yang menaungi setiap koridor. Mulai dari tanaman obat, hias, dan pohon perindang. Fasilitas yang disediakan antara lain, kolam terapi ikan,  green house, dan ruang pergola untuk bersantai saat istirahat. Selain itu di sekolah kami juga terdapat ruang untuk membudidayakan jamur tiram.
         Selain itu disini kami juga akan membahas masalah terkait dengan lingkungan adiwiyata. disini kami akan mengangkat tiga masalah antara lain, taman yang kekeringan, selokan atau saluran air yang mampat, dan kolam ikan yang keruh serta tanaman airnya yang mulai mengering.


gb.1. Tanaman Kering

         Gb.1. Merupakan salah satu tanaman kering yang ada di lingkungan sekolah, hal tersebut bisa terjadi karena penyiraman terhadap tanaman yang kurang rutin dan kurangnya perawatan. Seharusnya penyiraman tanaman dilakukan secara berjangka dan kontinue.  



gb 2. Saluran air yang mampat

        Gb.2. Menunjukkan adanya saluran air yang mampat tepat di depan lab. TIK. Hal tersebut bisa diantisipasi dengan menyedot pada saluran tersebut. Bisa juga dengan mengeruk bagian bawahnya jika ada timbunan tanah. Hal tersebut bisa saja terjadi karena curah hujan yang tinggi lalu mengakibatkan volume air meningkat dan bisa saja aliran air tersebut membawa material tanahyang akhirnya akan menyumbat saluran air.  Karena jika genangan air dibiarkan terlalu lama ditakutkan akan menjadi sarang tempat perkembangbiakan nyamuk.



gb 3. kolam keruh dan tanaman kering

         Gb.3. menunjukkan adanya kolam ikan yang kondisnya sudah sangat keruh dan berbau tidak sedap. Selain itu hal yang ditimbulkan lainnya adalah potensi sarang nyamuk yang lebih besar. hal tersebut bisa saja diatasi dengan membersikan atau menguras kolam ikan tersebut secara rutin dua kali dalam sebulan. Tanaman air yang berfungsi sebagai tempat naungan ikan-ikan yang sudah mulai mengering lebih baik dipotong atau diganti dengan tanaman yang baru.

Follow by Email